training roleplay sales

Training Roleplay Sales Sebagai Sarana Peningkatan Customer Experience Agrosari Farm

  • Agrosari Farm

Dalam praktiknya, dunia penjualan tidak cukup jika hanya mengandalkan kualitas produk. Customer masa kini mencari lebih dari sekadar produk yaitu pengalaman atau experience pembelian. Menyadari hal tersebut, Agrosari Farm memandang peran tim sales bukan hanya ujung tombak penjualan. Tim sales memiliki peran sebagai representasi nilai dan wajah perusahaan. Salah satu upaya untuk mengoptimalkan peran tersebut adalah diadakannya Training Roleplay Sales. Training ini dirancang sebagai sarana pembelajaran yang praktis dan aplikatif, agar tim sales mampu menghadapi berbagai karakter dan kebutuhan customer dengan lebih percaya diri dan empatik.

 

Roleplay sebagai Media Pembelajaran Nyata

Metode roleplay merupakan stimulasi situasi penjualan nyata. Melalui roleplay, tim sales tidak hanya mempelajari teori, tetapi langsung mempraktikkan cara berkomunikasi, mendengarkan kebutuhan customer, menangani keberatan, hingga menutup penjualan secara persuasif namun tetap etis.

Roleplay juga memberikan ruang yang aman bagi tim sales untuk mencoba berbagai pendekatan komunikasi. Kesalahan yang terjadi selama simulasi justru menjadi bahan pembelajaran bersama, sehingga peserta dapat memperbaiki cara penyampaian, bahasa tubuh, dan respons secara konstruktif sebelum terjun langsung ke lapangan.

 

Baca Juga: Forklift Training Untuk Zero Accident di Area Produksi

 

Membangun Mindset Berorientasi Customer

Lebih dari sekadar meningkatkan keterampilan komunikasi, Training Roleplay Sales bertujuan membangun mindset berorientasi customer. Tim sales diajak untuk memahami bahwa keberhasilan penjualan tidak hanya diukur dari tercapainya target, tetapi juga dari kualitas hubungan jangka panjang yang terbangun dengan customer.

Dalam pelatihan ini, peserta dilatih untuk lebih peka terhadap kebutuhan dan ekspektasi pelanggan. Mereka didorong untuk tidak hanya “menawarkan produk”, tetapi juga memberikan solusi yang relevan dan bernilai. Pendekatan ini sejalan dengan komitmen Agrosari Farm dalam menghadirkan produk pangan yang aman, berkualitas, dan terpercaya, serta didukung oleh layanan yang profesional.

Melalui diskusi dan evaluasi setelah roleplay, peserta bersama fasilitator merefleksikan setiap interaksi yang terjadi. Proses refleksi ini membantu tim sales menyadari pentingnya empati, kejelasan komunikasi, serta konsistensi sikap dalam membangun pengalaman customer yang positif.


(bita/marcomm)